Pembunuhan Satu Keluarga di Palu: Ayah dan Anak 2 Tahun Tewas, Istri Kritis Akibat Tikaman Rekan Kerja
--
ASCOMAXX.com – Informasi mengenai insiden pembunuhan satu keluarga di Palu menjadi sorotan utama nasional sekaligus topik berita kriminal yang paling banyak dicari saat ini. Kasus berdarah yang menimpa sebuah keluarga kecil di tempat pemotongan ayam tersebut memicu kecaman keras dari berbagai pihak karena merenggut nyawa anak balita secara keji.
Tragedi kemanusiaan ini dilaporkan terjadi di kawasan Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada hari Minggu malam, 26 Juli 2026 sekitar pukul 22.00 WITA. Pihak Satuan Reserse Kriminal Polresta Palu kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku yang melarikan diri pasca-kejadian.
Baca juga: Viral Video Sapi Dibawa Mendaki ke Gunung Rinjani Jalur Torean, Balai TNGR Tegaskan Langgar SOP
Kronologi Malam Mencekam di Tempat Pemotongan Ayam
Berdasarkan data laporan awal dari jajaran kepolisian Polresta Palu serta kesaksian warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), alur penyerangan sadis tersebut berlangsung secara mendadak. Korban dalam peristiwa ini merupakan sebuah keluarga yang tinggal dan bekerja di Rumah Potong Ayam (RPA) setempat.
Detik-detik mencekam insiden ini meliputi rangkaian fakta berikut:
- Identitas Para Korban: Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Jamil (32 tahun) selaku kepala keluarga, dan putranya yang masih balita bernama Riski (2 tahun). Sementara korban selamat dalam kondisi kritis adalah sang istri berinisial NH (23 tahun).
- Aksi Penyerangan Mendadak: Sekitar pukul 22.00 WITA, terduga pelaku mendatangi mes atau kediaman korban. Tanpa ada pembicaraan panjang, pelaku langsung menyerang ketiga anggota keluarga tersebut menggunakan senjata tajam jenis pisau.
- Teriakan Minta Tolong: Tetangga sekitar lokasi sempat mendengar adanya suara teriakan minta tolong dari arah dalam bangunan. Saat warga mencoba memeriksa, para korban sudah ditemukan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di lantai rumah.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan TKP dan memasang garis polisi. Tim medis mengevakuasi jasad Jamil dan anaknya yang berumur dua tahun ke kamar jenazah karena dinyatakan sudah meninggal dunia di lokasi akibat luka tikaman parah.