Profil Lengkap Rahmat Gobel, Eks Mendag dan Pengusaha Panasonic Group Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun
--
ROOT ASCOMAXX - Berikut kami sajikan profil Rahmat Gobel, politikus yang dikabarkan meninggal dunia . Langsung saja simak artikel ini sampai habis karena kami sudah memberikan rangkuman terkini untukmu di bawah ini!
Nama Rahmat Gobel sedang ramai diperbincangkan publik sejak kabar meninggalnya diumumkan oleh pihak keluarga. Kabar duka tersebut menjadi awan gelap bagi pihak keluarga dan rekan politik yang ditinggalkan. Ia dikenal sebagai sosok yang profesional dalam naungan Partai Nasdem.
Semakin dikenalnya sosok Rahmat Gobel, netizen mulai mengulik informasi mengenai tokoh satu itu. Ingin tahu siapa Rahmat Gobel? Simak artikel ini ya!
Profil Rahmat Gobel
Nama Rachmad Gobel memang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Ia pernah menduduki jabatan cukup tinggi dalam dunia pemerintahan tanah air. Pria yang lahir di Gorontalo, 3 September 1962 itu pernah ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Perdagangan, dan pada periode ini ia menjadi Wakil Ketua DPR RI dari Partai NasDem.
Fakta bahwa ia lahir dari keluarga pebisnis bukanlah suatu rahasia lagi. Ia merupakan anak kelima dari pasangan Drs H Thayeb Mohammad Gobel (alm) dan Annie Nento Gobel (almh). Dari darah warisan tersebut ia sudah memiliki jiwa kepemimpinan dan kewibawaannya sejak kecil. Sejak kecil dia dididik menjadi pewaris dan pemimpin perusahaan Kelompok Usaha Gobel yang didirikan dan dipimpin orangtuanya. Berbagai posisi di perusahaan pun dijalaninya, dari tukang sapu pabrik saat masih di bangku SMP, hingga posisi manajerial.
Rachmad Gobel memiliki kemapuan akademis yang cukup teruji ketika dalam usia 24 tahun, Rachmad sudah meraih gelar sarjana jurusan Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, Jepang. Setelah lulus, dia praktik kerja di Matsushita Group, dekat Kota Osaka, Jepang.
Pada tahun 1989, saat usianya menginjak 27 tahun, Rachmad kembali ke Jakarta untuk bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel. Tak berselang lama, dia menjadi Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel yang sekarang bernama PT Panasonic Manufacturing Indonesia.