Founder Bani Insan Peduli Flarifikasi Soal Polemik Bantuan Rp2 Miliar untuk Griya Lansia Malang
--
Baca juga: VIRAL! Kasus Edit Konten Canva Berujung Penahanan, Mahasiswa Asal Riau Khariq Anhar Jadi Sorotan
Selain itu, Ali turut menjelaskan mengenai kebijakan internal yayasannya terkait pencantuman nama pada bangunan atau fasilitas yang dibangun sepenuhnya menggunakan dana BIP. Ia menegaskan kebijakan tersebut telah lama diterapkan dan merupakan bentuk penghormatan kepada kedua orang tuanya yang menjadi inspirasi berdirinya yayasan tersebut.
"Salahkah saya jika menyarankan nama mendiang ibunda dan ayahanda pada beberapa tempat yang kami bantu sepenuhnya? Karena ini bagian dari bakti saya sebagai seorang anak. BANI sendiri berarti Bakti Anak Nurani Ibu," tutur Ali.
Perkembangan terbaru menunjukkan polemik tersebut mulai mereda setelah Ali Zainal Abidin dan pendiri Griya Lansia Malang, Arief Camra, bertemu di Surabaya. Kedua pihak sepakat mengakhiri perbedaan pandangan dan kembali fokus menjalankan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Arief Camra pun menilai peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi lembaga sosial agar setiap komitmen bantuan dijelaskan secara terbuka sejak awal.
"Kalau mau memberi bantuan, dijelaskan klausulnya di depan. Nanti bantuannya seperti ini, komitmennya begini. Jadi semuanya jelas sejak awal," pungkasnya.
Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!