Miris! 2 Remaja di Surabaya Rekam Area Privasi Perempuan Viral, Pelaku Sampaikan Permintaan Maaf
--
"Bahwa sebagai bentuk pertanggungjawaban dari para pelaku berupa permintaan maaf yang diunggah merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai dalam proses mediasi yang telah disetujui oleh pihak-pihak terkait," katanya.
Selain mediasi, pihak sekolah menyatakan telah mengambil langkah-langkah lain, mengoordinasikan tindakan dengan berbagai pihak yang terlibat. Ia juga meminta masyarakat untuk menghormati privasi korban.
"Bahwa kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga privasi korban dengan cara tidak menyebarkan informasi, komentar, maupun konten yang dapat memperparah luka atau menimbulkan dampak baru bagi mereka," jelasnya.
Menurut Yurui, pihak sekolah memahami bahwa insiden tersebut menyebabkan rasa sakit, kekecewaan, dan hilangnya rasa aman. Oleh karena itu, sekolah berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan bagi proses pemulihan korban.
Ia juga menyatakan bahwa video permintaan maaf yang dipublikasikan oleh kedua pelaku merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai selama proses mediasi.
Baca juga: Rupiah Melemah Rp18.160 per Dolar AS Siang Ini, Tensi Geopolitik Timur Tengah Jadi Penyebab Utama
"Kami berharap seluruh proses yang sedang berjalan dapat mengarah pada pemulihan, keadilan, dan terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan bermartabat bagi semua," katanya.
Selain mediasi, pihak sekolah menyatakan telah mengambil langkah-langkah lain, mengoordinasikan tindakan dengan berbagai pihak terkait. Lembaga tersebut juga meminta masyarakat untuk menghormati privasi korban.