Sarwendah Sampaikan Permintaan Maaf, Pihak Pengacara Ruben Onsu Berikan Komentar!
--
ASCOMAXX.com - Setelah Sarwendah menyampaikan permintaan maaf publik terkait kontroversi video viral di media sosial, perhatian publik beralih ke respons Ruben Onsu. Alih-alih langsung menanggapi video mantan istrinya, Ruben memilih untuk berbagi cerita tentang betapa ia merindukan anak-anaknya.
Baca juga: Perseteruan Memanas, Sarwendah Klarifikasi Permintaan Maaf yang Kembali Tuai Kecaman!
Informasi yang kami lansir dari viva.co.id, Unggahan yang dibagikan Ruben di akun Instagram pribadinya itu langsung menarik perhatian pengguna internet. Dalam unggahannya, Ruben mengenang momen yang terjadi pada 19 November 2025.
Ia mengakui bahwa ia tidak dapat mengantar anak-anaknya ke sekolah selama dua hari. Ketika akhirnya kembali ke rutinitasnya, Ruben memperhatikan sesuatu yang berbeda dalam perilaku Thalia.
"19 November 2025 adalah hari yang tidak akan pernah saya lupakan," tulis Ruben dalam keterangan unggahannya, seperti dikutip pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Ruben menjelaskan bahwa sejak dijemput sekolah, Thalia tampak lebih pendiam dari biasanya. Sebagai seorang ayah, ia mengakui bahwa ia cukup memahami karakter putrinya untuk menyadari ketika ada sesuatu yang tidak beres.
Meskipun begitu, Thalia berhasil berbicara sepanjang perjalanan. Namun, Ruben mengakui bahwa ia masih memperhatikan perubahan perilaku putrinya hari itu.
Momen emosional terjadi ketika Ruben menemani Thalia ke kelas. Setelah membantunya bersiap dan mengucapkan selamat tinggal, Ruben mengatakan kepadanya bahwa ia dapat menghubunginya ketika ia siap untuk berbicara.
Baca juga: Kasus Eks Artis Fabiola Terjerat Love Scamming di Solo Viral, Perannya Tuai Kecaman Warganet!
Tak lama kemudian, Thalia berlari dan memeluknya sambil menangis. Awalnya, Ruben mengira ada sesuatu yang membuat putrinya merasa tidak nyaman di sekolah.Namun, kata-kata Thalia menyentuh hati Ruben. "Cici kangen Ayah," kata Thalia, seperti yang dilaporkan oleh Ruben.
Ruben kemudian meminta maaf karena tidak dapat mengantar putrinya ke sekolah beberapa hari sebelumnya. Namun, Thalia mengulangi perasaannya, yang telah ditekan selama beberapa waktu.