Friday 15th of May 2026
×

Disaksikan Presiden Prabowo! Satgas PKH Serahkan Tumpukan Uang Sitaan Rp10 Triliun

Disaksikan Presiden Prabowo! Satgas PKH Serahkan Tumpukan Uang Sitaan Rp10 Triliun

--

ASCOMAXX.com - Membayangkan nominal uang sebesar 10 triliun rupiah sering kali memicu rasa penasaran mengenai bentuk fisiknya di dunia nyata. Realisasi fisik uang tunai senilai 10 triliun rupiah dalam pecahan Rp100.000 membutuhkan penanganan logistik yang sangat masif, dengan total bobot mencapai 100 ton dan volume ruang penyimpanan khusus yang memerlukan standar pengamanan ekstra ketat.

Uang tunai dalam jumlah masif tersebut berkaitan erat dengan kasus denda administratif dan pengembalian aset dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Nominal presisi dari "gunungan uang" yang dipamerkan di Kejaksaan Agung RI tersebut adalah Rp10,27 triliun, yang secara resmi diserahkan ke kas negara dengan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.


Baca juga: Sidang Kasus Andrie Yunus Dinilai Cacat Sejak Awal: Menguak Kejanggalan Sidang Militer BAIS

Baca juga: Viral Kontroversi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026, Jawaban Sama Tapi Nilai Berbeda

Baca juga: Geger Video Asusila di Plaza GOR Manahan Solo Viral di Media Sosial, Satpol PP Ungkap Celah Pengawasan

Secara matematis, untuk menyusun uang senilai 10 triliun rupiah dengan pecahan seratus ribu, diperlukan tepat 100 juta lembar uang kertas. Satu lembar uang kertas pecahan Rp100.000 emisi terbaru memiliki dimensi panjang 151 milimeter, lebar 65 milimeter, tebal sekitar 0,11 milimeter, dan bobot rata-rata 1 gram.

Jika seluruh lembar uang ini ditumpuk secara vertikal tanpa celah udara, tinggi tumpukannya akan mencapai 11 kilometer, atau melebihi ketinggian jelajah pesawat komersial.

Dari sisi bobot bersih, 100 juta lembar uang kertas tersebut memiliki berat total mencapai 100 ton. Angka berat ini belum termasuk material pengemas sekunder seperti pita pengikat ban uang, plastik pembungkus kedap udara untuk setiap blok (10 bendel atau 10.000 lembar), serta palet kayu atau wadah besi kontainer yang digunakan selama proses distribusi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST