Kasus Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Viral, Kemenag Siap Pindahkan Pendidikan Santri!
--
ASCOMAXX.com - Proses hukum terhadap terduga pelaku kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo sedang dilakukan oleh polisi. Kementerian Agama mengkonfirmasi bahwa pendidikan siswa di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati akan dilanjutkan.
Langkah ini diambil untuk mempermudah transfer siswa ke berbagai lembaga pendidikan di wilayah Pati.
"Pendidikan para santri Ndolo Kusumo harus terus berlanjut, ini yang juga menjadi fokus Kementerian Agama. Kita akan pindahkan para santri agar bisa melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Pati," jelas kepala Pondok Pesantren tersebut, Basnang Said, di Jakarta pada Senin (4 Mei 2026).
"Ini merupakan langkah lanjutan setelah kita menghentikan proses pendaftaran santri baru di Pesantren Ndolo Kusumo," lanjutnya.
Terdapat 252 siswa di Ndolo Kusumo. Empat siswa masih belajar di tingkat Raudlatul Athfal (prasekolah). Terdapat 89 siswa di Madrasah Ibtitadiyah (sekolah dasar Islam), di antaranya 30 siswa kelas enam yang mengikuti ujian antara tanggal 4 dan 12 April 2026. "Siswa kelas enam tidak tinggal di asrama Islam," kata Basnang.
Selain itu, terdapat 91 siswa yang belajar di sekolah menengah pertama, 50 di Madrasah Aliyah (sekolah menengah atas Islam), dan 8 siswa yang tidak bersekolah atau hanya tinggal di asrama. Semuanya tinggal di asrama Islam.
"Seluruh santri Ndolo Kusumo yang mukim di pesantren, sudah dipulangkan ke rumah masing-masing pada 2 dan 3 Mei 2026," kata Basnang.