Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, 5 Orang Tewas dan 4 Lainnya Luka Berat!
--
ASCOMAXX.com - Kereta Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Avanza, menewaskan empat orang di jalan umum Tuko-Sidorejo, Kecamatan Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, pada Jumat dini hari (1 Mei) waktu Indonesia Barat.
Kecelakaan terjadi di area perlintasan sebidang yang keamanannya dikelola oleh warga setempat di Kecamatan Sugihan, Desa Tuko.
Pelaksana tugas Kepala Humas Polsek Grobogan, Inspektur Satu Arif Suryanto, mengatakan bahwa laporan pertama kejadian diterima pukul 03.50 WIB. Kereta yang terlibat kecelakaan adalah Argo Bromo Anggrek.
Baca juga: Pemeran Video Bandar Membara Bergetar Terungkap, Penyidikan Terus Dilakukan oleh Kepolisian!
Baca juga: Jajanan Chikuro Viral di Negara Tetangga Usai Diborong Turis Malaysia, Kini Segera Buka Cabang!
Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, melalui Kepala Unit Penegakan Lalu Lintas Kepolisian Grobogan, Inspektur Satu Eko Ari Kisworo, menjelaskan asal usul dan penyebab kejadian tragis tersebut. Eko mengatakan kejadian itu terjadi pukul 02.52 WIB.
"Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang 9 orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang," kata Eko saat ditanya oleh detikJateng pada Jumat (1 Mei).
Eko mengatakan bahwa setibanya di perlintasan sebidang, mesin mobil tersebut mati. Pada saat yang sama, kereta Argo Bromo Anggrek sedang melintas dari barat ke timur.
Eko mengatakan bahwa setibanya di perlintasan sebidang, mesin mobil tersebut mati.
"Sesampainya di TKP, Toyota Avanza berhenti atau mesin mati di jalur rel sebelah selatan. Pada saat bersamaan dari arah barat menuju ke timur di jalur rel sebelah selatan berjalan Kereta Api Argo Bromo Anggrek," jelas Eko.
Eko menyatakan bahwa kecelakaan itu tidak dapat dihindari karena kereta api berada sangat dekat. Mobil tersebut kemudian terlempar sekitar 20 meter dan mendarat di sawah.
"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," kata Eko.
Baca juga: Kopral Rico Pramudia Gugur usai Diserang Israel di Lebanon, Sempat Alami Kritis Sebulan!
Tabrakan tersebut dianggap tidak dapat dihindari karena pengemudi mobil dianggap ceroboh saat melintasi perlintasan kereta api.