Sunday 19th of May 2024

Cara Membuka Rapat Karang Taruna yang Baik dan Sopan, Agar Susunan Acara Bisa Berjalan Lancar

×

Cara Membuka Rapat Karang Taruna yang Baik dan Sopan, Agar Susunan Acara Bisa Berjalan Lancar

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai cara membuka acara rapat karang taruna yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karang taruna adalah tempat berhimpun dan berkumpulnya para pemuda (remaja). Pada hakikatnya, karang taruna adalah wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda demi terwujudnya kesejahteraan.


Baca juga: Mengenal Sandi Ambalan adalah Sebuah Media Komunikasi Antar Tingkat Pramuka Penegak

Baca juga: Pengertian Panel Komik adalah: Definisi, Tujuan, Fungsi, Contoh, dan Macam-Macamnya yang Wajib Kamu Tahu

Baca juga: Serangga yang Memiliki Rasa Solidaritas Tinggi Adalah? Dikenal Sebagai Hewan yang Punya Usia Sama Dengan Dinosaurus

Karang taruna berkedudukan di desa/kelurahan yang anggotanya berusia 17–40 tahun dengan sistem keanggotaan menganut stelsel pasif, dalam arti seluruh generasi muda dalam lingkungan desa/kelurahan merupakan anggota karang taruna, yang selanjutnya disebut warga Karang Taruna yang aktif maupun pasif.

Fungsi dibentuknya karang taruna disebutkan sebagai berikut.

  1. Sebagai penyelenggara terlaksananya usaha kesejahteraan sosial;
  2. Penyelenggara kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat;
  3. Penyelenggara pemberdayaan masyarakat, terutama bagi generasi muda di lingkungannya, baik secara komprehensif, terpadu, terarah, dan berkesinambungan;
  4. Penyelenggara kegiatan dalam hal pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di lingkungannya;
  5. Penanaman pengertian, memupuk, dan meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial generasi muda;
  6. Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan, kesetiakawanan sosial, dan memperkuat nilai-nilai kearifan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
  7. Pemupukan kreativitas generasi muda untuk dapat mengembangkan tanggung jawab sosial yang bersifat rekreatif, kreatif, edukatif, ekonomis, produktif, dan kegiatan praktis lainnya dengan mendayagunakan segala sumber dan potensi kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya.

Sumber:

UPDATE TERBARU