Monday 19th of October 2026
×

Duka yang Mendalam, Ayah Bharatu Valdo Bagikan Kisah Menyentuh Tentang Putranya Sebagai Penopang Hidup Keluarga

Duka yang Mendalam, Ayah Bharatu Valdo Bagikan Kisah Menyentuh Tentang Putranya Sebagai Penopang Hidup Keluarga

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kasus kematian anggota polisi asal NTT yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Duka mendalam dirasakan Antonius Fernandez setelah kehilangan putra tercintanya, Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai. Anggota kepolisian asal Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut meninggal dunia dalam dugaan pembunuhan di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).


Di tengah kesedihan yang menyelimuti keluarga, Antonius mengenang Valdo sebagai pribadi yang ringan tangan dan mudah menjalin pertemanan. Menurutnya, sang anak bukan hanya sosok yang disayangi keluarga, tetapi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi orang-orang terdekatnya.

Baca juga: Anggota Polisi Asal NTT Tewas di Markas Polairud, Ternyata Begini Kronologi Tragisnya

"Dia sosok yang suka membantu dan muda bergaul. Dia sudah bertugas 6 tahun 7 bulan di Polairud (Tanggerang Selatan). Dia tulang punggung keluarga," tutur Antonius dengan suara bergetar ketika ditemui di rumah duka pada Minggu (18/10/2026).

Antonius menjelaskan bahwa perjalanan dinas putranya dimulai dari satuan Polairud selama kurang lebih tiga tahun. Setelah itu, Valdo melanjutkan tugasnya di satuan Poludara. Selama bertugas di Tangerang Selatan, ia menjalani pekerjaannya sebagai anggota kepolisian hingga akhirnya peristiwa tragis tersebut merenggut nyawanya.

Bagi Antonius, kehilangan Valdo merupakan pukulan berat yang sulit diterima. Valdo adalah satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara dan memiliki dua adik perempuan. Keberadaan Valdo selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga, sehingga kepergiannya meninggalkan kesedihan yang mendalam.

Baca juga: Profil dan Biodata Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjerat OTT KPK, Hartanya Tembus Hingga Rp5,98 Miliar!

"Ke tempat tidur juga pikiran jauh karena memang anak laki-laki dia sendiri," ungkap Antonius, menggambarkan betapa sulitnya menjalani hari-hari setelah kehilangan putranya.

Selain berduka, Antonius berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap kasus yang menewaskan anaknya secara menyeluruh. Ia menduga kematian Valdo bukan sekadar insiden biasa, melainkan berkaitan dengan dugaan pembunuhan yang telah direncanakan.

"Ini pembunuhan berencana," tegasnya saat menyampaikan pandangannya mengenai perkara tersebut.

Sementara itu, kasus kematian Valdo masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Seorang anggota polisi yang diduga terlibat telah diamankan dan menjalani proses hukum. Namun, latar belakang kejadian, motif, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Karhutla Gunung Bromo Belum Padam Total, 4 Relawan Gugur Saat Bertugas

Kepergian Bharatu Valdo tidak hanya menyisakan duka bagi Antonius dan kedua adik perempuannya, tetapi juga bagi masyarakat Flores Timur. Keluarga berharap proses hukum berjalan secara transparan dan memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian Valdo serta pihak yang harus bertanggung jawab.

Itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST