Monday 19th of October 2026
×

Anggota Polisi Asal NTT Tewas di Markas Polairud, Ternyata Begini Kronologi Tragisnya

Anggota Polisi Asal NTT Tewas di Markas Polairud, Ternyata Begini Kronologi Tragisnya

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kronologi kematian anggota polisi asal NTT yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Kasus meninggalnya seorang anggota kepolisian asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, menjadi perhatian publik. Korban dilaporkan meninggal dunia di Markas Polairud Baharkam Polri yang berlokasi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (16/10/2026). Peristiwa tersebut diduga melibatkan sesama anggota kepolisian.


Direktur Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Dadan, menyatakan bahwa perkara tersebut akan ditangani hingga tuntas. Ia juga mengungkapkan bahwa penyidik telah mengamankan seorang tersangka yang kini ditahan oleh Unit Jatanras Polda Metro Jaya.

Baca juga: FULL! Link Video Viral Deloken A Yah HD, Kenakalan Remaja Jatim Tertangkap Kamera

"Tentunya akan diusut tuntas. Yang jelas satu tersangka yang sudah ditahan Unit Jatanras Polda Metro Jaya," ujarnya, sebagaimana dikutip pada Minggu (18/10/2026).

Setelah kejadian tersebut, jenazah Bharada Valdo dipulangkan ke kampung halamannya di Flores Timur, NTT, menggunakan pesawat Polri Casa P-4101. Kedatangan jenazah di Bandara Gewayantana, Larantuka, disambut ribuan warga yang turut berduka atas kepergian anggota kepolisian tersebut.

Dari bandara, iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat mengantarkan jenazah menuju rumah duka di kawasan San Dominggo, Larantuka. Suasana emosional menyelimuti kediaman keluarga ketika jenazah tiba. Sejumlah anggota keluarga menangis histeris, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan pingsan karena tidak kuasa menahan kesedihan.

Baca juga: Belum Beroperasi, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Merah Putih Hingga Rp9,3 Juta Tetap Cair

Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa korban diduga mengalami kekerasan yang melibatkan seorang anggota polisi yang lebih junior dalam kesatuannya. Meski demikian, dugaan mengenai pelaku dan latar belakang kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

Pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk mengungkap perkara ini secara menyeluruh. Penahanan satu tersangka menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan, sementara penyidik masih perlu mendalami rangkaian peristiwa serta mengumpulkan bukti untuk memperjelas kejadian yang menyebabkan Bharada Valdo meninggal dunia.

Kematian Bharada Valdo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat di Flores Timur. Publik kini menantikan hasil penyelidikan kepolisian agar penyebab kematian korban, pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta motif di balik peristiwa tersebut dapat terungkap secara jelas.

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Jadi Penerima dan Pemberi Suap Oknum BPK

Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST