Dive Master Veronica Beatrix Jessica Hilang dalam Insiden KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo
--
ASCOMAXX.com – Veronica Beatrix Jessica (23) belum ditemukan sampai hari ketiga pencarian korban pinisi Feronia tenggelam di Batu Bolong, Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jessica adalah seorang dive master atau ahli selam asal Jakarta.
"Anaknya emang pencinta laut. Jadi dia selalu cerita sama kita keluarga kalau dia itu, pokoknya, kalau bisa, setiap detik dia ada di laut, diving, snorkeling, whatever itu, free dive segala macem ya. Dia selalu maunya itu, jadi itu yang dia ketahui dari dia kecil," ujar Cheryl Marella di pelabuhan Marina Labuan Bajo seusai ikut pencarian korban bernama tim SAR gabungan, dilansir detikBali, Kamis (15/10/2026) sore.
Cheryl merupakan kakak sepupu Jessica. Cheryl menjadi perwakilan keluarga guna berbicara kepada wartawan di Labuan Bajo. Cheryl bersama delapan anggota keluarga Jessica tiba di Labuan Bajo, Rabu (14/10/2026). Selain Cheryl, keluarga yang datang yakni ayah, ibu, kakak, adik, dan sejumlah saudara sepupu Jessica.
Baca juga: VIRAL! ABG Asal Tasik Ditemukan di Apartemen PIK 2, Diduga Korban Pengantin Pesanan WN China
Cheryl mengungkapkan bahwa Jessica mencintai aktivitas di laut karena sejak kecil ikut ayahnya ke laut. Ayah Veronica, ujar Cheryl, gemar bermain jet ski.
"Awalnya mungkin karena bapaknya kan suka main jet ski ya, jadi waktu kecil kita semua di bawa ke laut main jet ski segala macam. Kayaknya yang paling nyangkut ke Jess (Jessica)," jelas Cheryl.
Jessica bekerja di Labuan Bajo sejak sekitar lima tahun lalu. Akan tetapi, baru sebulan lebih dia bekerja di Dive Tribe. Kantor perusahaan itu berada di Jalan Pantai Pede Labuan Bajo. Sebelumnya, dia bekerja di sebuah perusahaan kapal pinisi di Labuan Bajo.
"Dia ada di Labuan Bajo kurang lebih lima tahunan lah ya. Tapi sebelumnya ada perusahaan lain, kemudian sekitar sebulanan yang lalu dia baru pindah di perusahaan yang saat ini dia kerja (Dive Tribe). Yang sebelumnya itu pinisi," ungkap Cheryl.
Baca juga: Berlliana Lovell Batalkan Pekerjaan Diduga Karena Trauma Usai Alami Pelecehan Seksual
Cheryl mengungkapkan bahwa Jessica mulai bekerja di Labuan Bajo usai mendapatkan tawaran yang awalnya ditujukan kepada kakaknya. Sekitar lima tahun lalu, kakak Jessica mendapat kesempatan bekerja di salah satu perusahaan kapal pinisi di kawasan tersebut, namun tidak mengambil pekerjaan itu dan kemudian menawarkannya kepada Jessica.
Menurut Cheryl, pekerjaan tersebut sesuai dengan minat Jessica terhadap dunia laut dan menjadi awal perjalanan kariernya di Labuan Bajo.
"Sekitar lima tahun lalu, kakaknya mendapat tawaran bekerja di salah satu perusahaan pinisi di Labuan Bajo. Namun, kakaknya tidak mengambil tawaran itu dan memberikannya kepada Jessica. Sejak saat itu, dia seperti menemukan minat yang benar-benar sesuai dengan dirinya," tutur Cheryl.
Jessica diketahui terjebak dalam toilet saat kapal tenggelam. Ketika kecelakaan terjadi, jelas Isran, penumpang berada di upper deck (geladak atau lantai bagian atas kapal). Jessica terjebak di toilet kapal. Dia satu-satunya penumpang yang belum ditemukan. Penumpang lain serta kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.
Ketika kapal tenggelam, Isran mengaku langsung membuka liferaft untuk evakuasi penumpang. Saat itu, dia belum tahu ada penumpang terjebak dalam kapal. Dia baru mengetahui ada penumpang tertinggal dalam kapal seusai menghitung seluruh penumpang serta kru yang berhasil dievakuasi.