Saturday 23rd of May 2026
×

Nasib Guru Honorer Jatim Temui Titik Terang, Pemprov dan DPRD Jatim Siap Carikan Solusi!

Nasib Guru Honorer Jatim Temui Titik Terang, Pemprov dan DPRD Jatim Siap Carikan Solusi!

--

Untari menjelaskan bahwa tes kompetensi, atau Ukom, akan berfungsi sebagai dasar untuk memetakan kemampuan guru, baik berdasarkan mata pelajaran maupun kebutuhan staf pendidikan di setiap sekolah. Pemerintah juga akan menyesuaikan alokasi guru berdasarkan kebutuhan aktual yang tercatat dalam sistem Dapodik.

"Di uji kompetensi itu ada item-item yang memang menjadi syarat sebagai guru yang harus dipenuhi. Jadi nanti terlihat kompetensinya seperti apa," katanya.


Baca juga: Kasus Dokter Richard Lee Kembali Memanas, Berkas Lengkap Persidangan Siap Digelar!

Baca juga: Identitas Pelaku Jambret WNA di Bundaran HI Terungkap, Polisi Langsung Buru Tersangka!

Hasil tes kemampuan diharapkan akan dirilis pada bulan Juni. Dari situ, pemerintah akan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengubah status mereka menjadi guru spesialis berdasarkan kebutuhan sekolah.

Menurut politisi PDI-P tersebut, perubahan peraturan oleh pemerintah pusat telah membuat istilah "honorarium" dan "PKWT" (guru kontrak sementara) secara hukum menjadi usang. Situasi ini telah menimbulkan kebingungan di daerah-daerah, sementara kebutuhan guru di sekolah-sekolah tetap sangat besar.

"Karena istilah honorer sudah tidak ada lagi, akhirnya daerah kebingungan. Padahal sekolah masih membutuhkan tenaga guru. Ada sekolah yang kekurangan, ada juga yang kelebihan," katanya.

Selain itu, pemerintah juga membuka kemungkinan untuk mendistribusikan kembali guru ke sekolah lain yang lebih membutuhkan. Dengan cara ini, guru honorarium tidak harus tetap berada di sekolah asalnya jika ada kebutuhan di tempat lain.

"Nanti setelah uji kompetensi (ukom), akan dilihat sekolah mana yang kekurangan guru. Bisa saja digeser ke sekolah lain, tidak harus tetap di tempat semula" jelasnya.

Bagi Untari, langkah-langkah yang sedang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu solusi terbaik untuk menjamin penghidupan ribuan guru yang bergantung pada dedikasi mereka terhadap pendidikan.

Baca juga: Profil Achmad Syahri As Siddiqi: Anggota DPRD Jember Termuda yang Viral Sanksi Etik Main Game Saat Rapat

"Menurut saya ini sudah salah satu way out yang bagus bagi Jawa Timur untuk menyelamatkan nasib sekian ribu orang," tegasnya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST