Pesawat Tempur Rafale Pertama TNI AU Resmi Tiba di Indonesia, Diklaim Dapat Perkuat Skuadron Udara 1
--
- Kapasitas Angkut Senjata Maksimal: Dilengkapi dengan 14 titik cantelan (hardpoints) senjata yang mampu membawa rudal udara-ke-udara jarak jauh Meteor, rudal jelajah SCALP, hingga bom pintar berpemandu laser AASM Hammer.
- Daya Jelajah dan Pengisian Bahan Bakar: Memiliki radius tempur yang luas dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling) untuk mendukung misi jarak jauh di wilayah kepulauan Indonesia.
Pesawat-pesawat Rafale baru ini dijadwalkan akan ditempatkan di Skuadron Udara 1 yang berbasis di Lanud Supadio, Pontianak, serta Skuadron Udara lainnya guna menjaga perbatasan strategis NKRI.
Sebelum kedatangan unit pesawat ini, TNI AU telah mengirimkan puluhan pilot penerbang jet tempur terbaik beserta tim teknisi ke Prancis untuk menjalani pelatihan intensif, pelatihan simulasi taktis, serta manajemen perawatan mesin pesawat agar siap mengoperasikan jet tempur asal Prancis tersebut secara mandiri.
Langkah akuisisi jet tempur Rafale ini sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang mengoperasikan pesawat tempur buatan Dassault Aviation tersebut.
Kehadiran Rafale diharapkan dapat memberikan efek deteren (gentar) yang kuat di kawasan serta meningkatkan posisi tawar geopolitik pertahanan Indonesia di kancah internasional.