Ini Daftar Nama 4 Jurnalis dan 1 Aktivis Indonesia yang Disandera Militer Israel di Perairan Siprus, Kronologi Ikut Terungkap
--
Kronologi Pencegatan Kapal di Perairan Internasional
Insiden pembajakan dan penculikan ini terjadi di wilayah perairan internasional, di mana kapal-kapal sipil membawa bantuan pangan, logistik medis, serta obat-obatan bagi warga sipil di Jalur Gaza. Sebelum komunikasi terputus total, jurnalis Bambang Noroyono sempat mengirimkan rekaman video darurat (SOS video protocol).
Dalam pesannya, ia mengabarkan adanya intersepsi dari kapal perang militer Israel dan mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk segera melakukan intervensi diplomatik guna membebaskan seluruh rombongan sipil non-senjata tersebut.
Baca juga: Dimana Nonton Film Pesta Babi? Menguak Isu Tanah Adat Papua dan Alasan di Balik Larangan Tayang
Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) melalui juru bicara resmi menyatakan komitmen penuh negara untuk menyelamatkan kelima WNI tersebut. Kemenlu bersama jajaran pimpinan MPR dan DPR RI mengutuk keras tindakan penahanan ini dan melabelinya sebagai pelanggaran hukum laut internasional yang sangat memalukan.
Saat ini, diplomasi tingkat tinggi tengah diupayakan melalui negara ketiga serta Komite Palang Merah Internasional (ICRC) untuk melacak titik koordinat penahanan dan menjamin keselamatan fisik para jurnalis tanah air.