Alasan Iran Buka Kembali Selat Hormuz Viral, Bukan Karena Perdamaian dengan AS Terjadi!
--
ASCOMAXX.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz terbuka untuk navigasi komersial. Araghchi menyatakan pada hari Jumat bahwa jalur air strategis tersebut "sepenuhnya terbuka," sesuai dengan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, yang mulai berlaku sehari sebelumnya.
Informasi yang kami lansir dari suara.com, Mengutip Al Jazeera, Trump mengkonfirmasi di media sosial bahwa selat tersebut terbuka dan kemudian menyatakan bahwa Iran telah setuju untuk "tidak akan pernah menutup Selat Hormuz lagi."
Baca juga: Open Recruitment PT Pegadaian April 2026: Cek Syarat Hingga Cara Pendaftarannya!
Namun, ia juga menyatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran "akan tetap berlaku sepenuhnya."
Sementara itu, Prancis dan Inggris mengadakan pertemuan di Paris dengan sekitar 40 negara, yang sepakat untuk berperan dalam memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz setelah berakhirnya perang AS-Israel di Iran.
Blokade kapal tanker minyak melalui selat tersebut, yang dilalui sekitar 20% minyak mentah dunia setiap hari, menyebabkan kenaikan tajam harga bahan bakar global.
Para pemimpin dunia menerima berita tersebut dengan optimisme yang hati-hati di tengah pesan-pesan yang kontradiktif dari AS dan Iran.
Amerika Serikat
“Selat Hormuz sepenuhnya terbuka dan siap untuk bisnis dan lalu lintas penuh, tetapi blokade angkatan laut akan tetap berlaku sepenuhnya dan efektif hanya untuk Iran, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100%,” tulis Trump di Twitter.
Baca juga: Viralkan Live Sidang Pelaku Pelecehan 16 Mahasiswa UI, Dikidoy Kini Viral jadi Sorotan Netizen!
Beberapa menit kemudian, ia menerbitkan pesan lain yang menyatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap kapal dan pelabuhan Iran “akan tetap berlaku penuh” sampai Teheran mencapai kesepakatan dengan AS, termasuk tentang program nuklirnya.