Thursday 22nd of October 2026
×

HEBOH! Ditemukan Puluhan ‘Pocong Bayi di Magelang, Polisi Tegaskan Berisi Kerangka Hewan

HEBOH! Ditemukan Puluhan ‘Pocong Bayi di Magelang, Polisi Tegaskan Berisi Kerangka Hewan

--

ASCOMAXX.com – Penemuan lebih dari 20 bungkusan kain kafan menyerupai pocong bayi di Canguk, Kota Magelang, sempat membuat warga resah. Hasil pemeriksaan dokter forensik kemudian memastikan tulang di dalam bungkusan tersebut adalah kerangka hewan, bukan jasad manusia.

Kepastian tersebut disampaikan usai tim dokter forensik RSUD Tidar bersama kepolisian dan perangkat kelurahan melakukan pemeriksaan langsung di tempat kejadian perkara (TKP) pada 20 Oktober 2026. Hasil pemeriksaan tersebut sekaligus menjawab dugaan yang berkembang di tengah masyarakat seusai penemuan bungkusan misterius itu menjadi perhatian warga.


Peristiwa tersebut berawal pada 19 Oktober 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Seorang pemulung pertama kali menemukan puluhan bungkusan berserakan di halaman masjid di wilayah Canguk, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Baca juga: Menteri ATR BPN Nusron Wahid Dua Kali Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Saksi Kasus Korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi

Jumlah bungkusan yang ditemukan diperkirakan lebih dari 20 buah. Bentuknya yang mirip seperti pocong bayi dengan balutan kain kafan memunculkan pertanyaan terkait isi di dalamnya dan memicu kekhawatiran warga sekitar.

Ketua RW 21 Kelurahan Rejowinangun Utara, Lukisno, mengatakan dirinya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai penemuan tersebut. Ketika itu, ia sedang berada di kawasan Alun-alun Magelang dan tiba di TKP sekitar pukul 23.00 WIB sebagai upaya melihat kondisi bungkusan secara langsung.

“Waktu dilapori saya posisi di Alun-alun, sekitar jam 23.00 WIB saya ke TKP. Saya lihat betul ada bungkusan menyerupai pocong dibungkus kafan yang jumlahnya banyak sekali, yang dikumpulkan lebih dari 20,” ujar Lukisno.

 

Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi mengatakan pihaknya menindaklanjuti laporan temuan tulang dan kain bungkus itu. Selain itu, tulang-tulang tersebut akan dikuburkan supaya warga tidak resah.

"Jadi tidak ada satupun indikasi tulang manusia. Adapun sumbernya dari tanah urukan yang dibuang di Canguk. Tulang-tulang ini akan kita kubur agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," ujar Dikri dikutip dari detikJateng, Selasa (20/10).

Baca juga: Keunggulan Refresh Rate 120Hz Pada Layar Samsung Galaxy F70 5G yang Menawarkan Sensasi Visual Animasi Super Mulus

Dalam kesempatan yang sama, dr. Arso Pranindyo Utomo dari RSUD Tidar mengatakan telah melakukan autopsi atau pemeriksaan terhadap tulang-tulang dan kulit yang ditemukan. Dari pemeriksaan sementara, pihaknya menyimpulkan tulang yang terbungkus kain tersebut bukan kerangka manusia.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, saya tadi mendapatkan mulai dari tulang rahang bawang ukuran kecil dan gigi tajamnya. Ini sangat amat tidak mungkin adalah rahang milik manusia," ujar Arso.

"Saya juga menemukan empat tulang kering, empat tulang paha. Pada manusia normal itu hanya dua tulang kering tangan, kiri dan paha kanan kiri. Kalau ada empat itu jelas bukan tulang milik manusia. Akan tetapi, tulang milik binatang kaki empat, apakah kucing atau anjing saya tidak bisa memastikan. Tetapi, berani mengatakan itu bukan tulang manusia," tekannya kemudian.

Seusai memperoleh penjelasan dari dokter tadi di lokasi kejadian, kata Lukisno, pihaknya menjadi tenang. Dia mendapat kepastian pocong tersebut bukan berisi jasad bayi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST