Wednesday 21st of October 2026
×

Identitas Lengkap Pria Mantan Narapidana Terorisme yang Menjadi Pelaku Pembakaran Warung Mie Babi di Sukoharjo Jawa Tengah

Identitas Lengkap Pria Mantan Narapidana Terorisme yang Menjadi Pelaku Pembakaran Warung Mie Babi di Sukoharjo Jawa Tengah

--

Setelah melakukan perburuan dan penyelidikan berbasis ilmiah selama lebih dari satu bulan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi profil pelaku. Pria tersebut diketahui merupakan seorang mantan narapidana terorisme (napiter) yang berinisial AS (atau dikenal juga dengan inisial S).

Pelaku AS selama ini tinggal menetap di sebuah rumah kontrakan yang terletak di kawasan Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Berdasarkan keterangan dari warga dan pengurus lingkungan setempat, AS dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup, jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitar, dan cenderung membatasi diri dalam aktivitas kemasyarakatan. Latar belakangnya sebagai mantan napiter membuat pihak kepolisian menerapkan standar pengamanan tinggi saat melakukan upaya penangkapan.


Baca juga: Rupiah Melemah Inflasi Pangan Tembus 5 Persen? Begini Tanggapan Pimpinan BI yang Jadi Perhatian Penuh!

Penangkapan Pelaku

Proses penangkapan pelaku yang berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026 malam, berjalan sangat menegangkan. Ketika petugas kepolisian mengepung rumah kontrakannya di Desa Purbayan dan meminta pelaku untuk menyerahkan diri secara kooperatif, AS justru memberikan respons yang sangat agresif.

Pelaku nekat melakukan perlawanan sengit terhadap petugas yang hendak menyergapnya. Dalam aksi nekat tersebut, AS menyerang aparat menggunakan senjata tajam berupa pedang serta busur panah yang telah ia siapkan di dalam rumah. Akibat serangan mendadak tersebut, dua anggota personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka akibat hantaman senjata pelaku.

Baca juga: Video Viral Mbak Pur Nganjuk Masih Trending di X dan TikTok, Pesonanya Buat Warganet Lupa Diri

Menghadapi situasi yang mengancam nyawa petugas, tim gabungan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur hingga akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan sepenuhnya dan dibawa ke markas kepolisian.

Kasus pembakaran warung mi babi di Sukoharjo ini menjadi pengingat pentingnya deteksi dini terhadap potensi radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat. Seluruh teks dalam artikel ini bersifat bebas hak cipta (copyright free) dan dapat digunakan kembali untuk kebutuhan pemberitaan maupun edukasi hukum publik.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST