Polisi Turun Tangan! Geger Tawuran di Ciracas Tewaskan Pelajar 15 Tahun
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kabar tawuran di Ciracas yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Aksi tawuran antarkelompok remaja di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, berujung maut. Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial FFA meninggal dunia setelah mengalami luka akibat senjata tajam dalam insiden yang berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026. Polisi telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Malaka, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, sekitar pukul 18.30 WIB. Korban diketahui merupakan siswa kelas IX MTs Negeri 22 Cipayung. Berdasarkan keterangan kepolisian, FFA mengalami luka bacok pada bagian belakang kepala dan leher yang mengakibatkan kondisinya kritis.
Baca juga: Profil Martha Tilaar, Perintis Industri Kecantikan Indonesia Tutup Usia pada 89 Tahun
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, menjelaskan bahwa petugas menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 pada pukul 18.33 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya seseorang yang tergeletak di tepi jalan, di sekitar lampu merah Arundina, kawasan Cibubur, Ciracas.
“Korban FFA menderita luka bacok pada bagian leher dan diduga meninggal dunia di lokasi tawuran,” kata Made Budi, sebagaimana dikutip dari laporan kepolisian yang diberitakan sejumlah media pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Dugaan sementara, bentrokan melibatkan dua kelompok remaja yang terlibat perkelahian atau saling menyerang menggunakan senjata tajam. Informasi lain yang disampaikan kepolisian menyebutkan bahwa konflik tersebut diduga berawal dari saling ejek yang berlanjut dengan kesepakatan bertemu melalui media sosial Instagram. Sekitar 20 remaja disebut terlibat dalam kejadian tersebut.
Dalam penanganan perkara ini, polisi mengamankan lima orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan tawuran. Mereka dibawa ke Polsek Ciracas untuk dimintai keterangan guna mengungkap kronologi kejadian serta peran masing-masing pihak. Aparat masih mendalami dugaan keterlibatan setiap orang yang diamankan.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis corbek dan dua bilah celurit. Selain itu, sembilan saksi telah dimintai keterangan, termasuk teman-teman korban dan seorang karyawan warung martabak yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Penyidik kini masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan bagaimana bentrokan tersebut berlangsung dan siapa saja yang bertanggung jawab atas kematian korban. Polisi juga mendalami motif perselisihan yang diduga menjadi pemicu pertemuan kedua kelompok.
Nah, demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!