Identitas Mayat Terborgol di Kendal Terungkap! Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai update kasus penemuan mayat di dapur MBG Kendal yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Misteri penemuan jenazah pria dengan tangan terborgol di sebuah bangunan kosong di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mulai terungkap. Korban diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya, berusia 29 tahun, warga Kecamatan Kaliwungu. Polisi menduga kematiannya merupakan akibat tindak kekerasan dan masih memburu pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Jenazah Donna ditemukan pada Selasa, 6 Oktober 2026, di lantai dua bangunan yang berada di kawasan Jalan Lingkar Kaliwungu, Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong. Kondisi korban saat ditemukan cukup memprihatinkan, dengan tangan kiri terpasang borgol yang terhubung ke teralis jendela. Penemuan itu bermula ketika warga mencium bau menyengat dari bangunan yang tidak berpenghuni tersebut.
Baca juga: BGN Klarifikasi Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal Tak Berkaitan dengan Program MBG
Salah seorang warga, Eko Mulyanto, mengaku mencari sumber aroma tersebut sebelum akhirnya mengetahui bahwa bau berasal dari bangunan kosong di pinggir jalan. Ia kemudian melaporkan temuannya kepada Ketua RW setempat dan bersama warga lainnya memeriksa lokasi. Saat berada di lantai atas, mereka menemukan tubuh korban yang telah membusuk.
"Saya sama warga lainnya lari ke lantai atas dan lihat ada mayat posisinya telentang dengan tangan kiri terborgol di teralis jendela. Karena mayatnya sudah busuk dan kondisinya tragis, kami semua lari keluar rumah," kata Eko, dikutip dari laporan detikJateng.
Setelah menerima laporan warga, kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi. Identitas korban kemudian dipastikan melalui proses identifikasi oleh tim Inafis Polda Jawa Tengah bersama Inafis Polres Kendal. Polisi juga mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka akibat benturan benda tumpul di bagian belakang kepala korban. Luka tersebut menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan penyebab kematian Donna.
"Dari hasil autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat adanya bekas luka yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala," jelas Ratna.
Dokter memperkirakan korban telah meninggal sekitar lima hingga sepuluh hari sebelum ditemukan. Dalam pemeriksaan lokasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang, termasuk pisau dan gunting. Meski demikian, polisi belum memastikan apakah benda-benda tersebut memiliki hubungan dengan kematian Donna sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Intip Spesifikasi dan Harga Honda NWZ150, Skutik Canggih Keluaran Terbaru dengan Desain Gagah Elegan
Bangunan tempat jenazah ditemukan diketahui merupakan rumah milik keluarga Azka Aulia yang telah disewakan kepada sebuah yayasan asal Jakarta. Bangunan itu direncanakan untuk digunakan sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi belum beroperasi.
Badan Gizi Nasional (BGN) kemudian menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan fasilitas SPPG resmi dan tidak memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 10 Oktober 2026, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.
Aparat belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai rangkaian kejadian yang menyebabkan Donna meninggal dunia. Penyelidikan terus dilakukan dengan memeriksa bukti-bukti dan keterangan yang telah dikumpulkan.
Nah, demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!