Wednesday 10th of June 2026
×

HEBOH! Video Dugaan Pesta Gay Viral di Karawang, Satpol PP Tutup Sementara Theatre Night Mart

HEBOH! Video Dugaan Pesta Gay Viral di Karawang, Satpol PP Tutup Sementara Theatre Night Mart

--

ROOT ASCOMAXX - Berikut adalah informasi mengenai Video Dugaan Pesta Gay Viral yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!

Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet geleng-geleng kepala. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah vuralnya sebuah video dugaan pesta gay yang viral di media sosial.


Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!

Baca juga: Rupiah Melemah Rp18.160 per Dolar AS Siang Ini, Tensi Geopolitik Timur Tengah Jadi Penyebab Utama

Baca juga: Berapa Tarif Bus Blok M Bandara? Pramono Anung Ungkap Tarif Rp 3.500 Tidak Relevan

Baca juga: Keanu Agl Diperiksa Kepolisian Usai Terseret Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana, Diduga Terima Aliran dari Hanania Group Travel,

Video Dugaan Pesta Gay Viral

Video berdurasi singkat tersebut viral sejak Minggu (7/6) dan memicu beragam reaksi dari masyarakat, termasuk desakan agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan.

Dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial itu, terlihat suasana pesta di sebuah tempat hiburan malam. Terlihat sejumlah pria sesama jenis berjoget dan saling berpelukan di tengah alunan musik disko. Rekaman itu kemudian ramai diperbincangkan warganet dan memicu beragam tanggapan.

Diduga pesta sesama jenis tersebut terjadi di Theatre Night Mart. Hal ini langsung dikonfirmasi oleh pengelola THM tersebut. Ia mengakui bahwa lokasi pesta pada malam Minggu itu berlangsung di tempat hiburan malam miliknya.

Manajer Operasional Theatre Night Mart, Tommy Wijaya, menyampaikan pihaknya selama ini menerapkan standar operasional prosedur (SOP) bagi para pengunjung. Ia menyampaikan petugas keamanan sebenarnya sudah mengetahui adanya perilaku yang dianggap tidak sesuai tersebut dan langsung memberikan teguran.

"Namun teguran itu tidak diindahkan, hingga akhirnya viral di media sosial. Saya mewakili manajemen meminta maaf dan berjanji tidak akan ada kejadian seperti itu lagi," kata dia.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST