Viral Video Kedekatan Prabowo dan Mayor Teddy, Amien Rais Beri Kritik Pedas dan Pernyataan Kontroversial: 'Jangan Terlalu Berlebihan'
--
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan Prabowo Subianto untuk tetap fokus pada janji-janji kampanye dan tantangan ekonomi global yang sedang melanda, ketimbang membiarkan lingkaran sekitarnya terus menjadi pusat perhatian karena hal-hal yang bersifat non-substansial.
Amien menilai Indonesia sebagai negara demokrasi, semestinya menjamin kebebasan berpendapat meskipun pendapat itu bertentangan dengan penguasa atau bertentangan dengan kelompok yang lain.
Soal tudingannya mengenai hubungan Prabowo dan Teddy yang disebutnya melampaui batas profesional, Amien mengaku punya alasan tersendiri.
"Kalau soal Teddy ini, memang saya kumpulkan dari berbagai informasi, dari YouTube maupun berbagai channel media sosial itu, saya kira hampir meyakinkan bahwa ada something very unusual (sesuatu yang sangat tidak biasa) tentang saudara Teddy," kata dia. Sesuatu yang tidak biasa itu, kata Amien, karena Teddy diberi kekuasaan yang berlebihan oleh Prabowo.
"Saya melihat Teddy ini hanya nggulet (menempel) terus ke Pak Prabowo. Sampai-sampai yang menentukan tamu, siapa menteri, mana jenderal yang bisa ketemu Pak Prabowo itu si Teddy ini," ujarnya.
Untuk itu, kata Amien, agar tak menjadi stigma buruk di masyarakat, sebaiknya Prabowo memberikan Teddy kesibukan atau posisi di tempat yang lain. Dengan tidak selalu menempel Prabowo, Amien melanjutkan, Teddy tidak akan mengganggu pemerintahannya.
Baca juga: Profil Rakin Khan Diduga Gandengan Baru Fuji, Pria Malaysia yang Ternyata Seorang CEO?
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai pernyataan Amien Rais terkait kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai kebebasan berpendapat.Ia menyebut pernyataan tersebut justru berpotensi melanggar hak asasi manusia.
"Pernyataan Pak Amien Rais tidak serta merta masuk kategori kebebasan berpendapat. Dalam konteks HAM, Pak Amien patut diduga melakukan tindakan pelanggaran hak asasi manusia," kata Pigai dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5).
Menurutnya, pernyataan Amien Rais diduga mengandung unsur perlakuan tidak manusiawi (inhuman treatment), yakni tindakan verbal yang dapat menimbulkan serangan mental yang hebat. Selain itu, pernyataan tersebut juga dinilai berpotensi merendahkan martabat Prabowo dan Teddy.