Link: Rental Mobil
      • Home
      • |
      • news
      • |
      • Toyota Astra Motor Punya Presiden Direktur Baru

Toyota Astra Motor Punya Presiden Direktur Baru
Fukui digantikan Nakata yang lebih muda
April 05 2017

By
news Toyota Astra Motor Punya Presiden Direktur Baru


​Kisah pendekatan Fukui yang unik kepada jurnalis hingga siapa Nakata.

Hiroyuki Fukui, pria Jepang kelahiran 1960, yang memimpin PT Toyota-Astra Motor (TAM) sejak sekitar tiga tahun lalu, hari ini (5 April 2017), melepaskan jabatannya sebagai presiden direktur TAM. Fukui adalah pria ramah yang dekat dengan wartawan dan tidak segan untuk melakukan hal-hal yang tidak terduga.

Ascomaxx pada Oktober 2015 bertemu Fukui di Jepang bersama sejumlah jurnalis lain dari Indonesia dalam rangkaian Tokyo Motor Show. Fukui tak segan bernyanyi dan menari bersama para wartawan dalam suasana yang akrab dan penuh gelak tawa. Ia bahkan membuat yel-yel yang kemudian diteriakkan bersama-sama.

Di bawah arahan Fukui, Toyota Indonesia mampu menaikkan posisinya di kancah global. Sejak 2014, posisi TAM yang sebelumnya berada di posisi ke-5 naik ke posisi ke-4 menggantikan posisi Thailand dan posisi itu bertahan hingga saat ini.

Kini Fukui akan memimpin Toyota Asia Pasifik dan berkantor di Singapura. Penggantinya di TAM adalah seorang pria berumur 49 tahun, yang masih dari Jepang, Yoshihiro Nakata.

Nakata bukan orang baru di TAM. Tahun 2006-2009, ia pernah menjabat sebagai Executive Coordinator, Sales Department Manager Planning & Customer Relation Division TAM, sebelum ditarik ke Toyota Asia Pasifik tempat dia menjabat sebagai Deputy General Manager.

SEJARAH FUKUI DI INDONESIA

Fukui adalah “pemecah rekor” di tubuh TAM karena selama 43 tahun berturut-turut, sejarah mencatat bahwa PT Toyota-Astra Motor (TAM) selalu dipimpin oleh orang pribumi. Namun, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah membuat keputusan baru, mereka memilih orang non-pribumi untuk mengisi posisi presiden direktur TAM per 1 April 2014.

Sebelumnya posisi presdir TAM ditempati Johnny Darmawan selama 12 tahun.

Pemilihan Fukui sebagai presiden direktur TAM menuai pertanyaan. Sebab, jika menilik kepemilikan PT Astra Internasional yang mencapai 51% sedangkan Toyota Motor Manufacturing (TMC) yang hanya 49%, seharusnya presiden direktur TAM ditempati orang pribumi untuk mengganti sosok Johnny.

Kini tersiar kabar bahwa komposisi kepemilikan saham TAM bakal berubah menjadi 50% milik Astra dan 50% milik Toyota. Perubahan ini menimbulkan banyak implikasi dan akan berujung restrukturisasi di tubuh TAM. Awal dari gerbong perubahan ini adalah naiknya Nakata di TAM dan Fukui ke Asia Pasifik.

Fukui (kiri) dan Johnny Darmawan



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik