RUF CTR Penerus Legenda Yellow Bird
Menggunakan kerangka dan chassis yang didesain khusus
March 09 2017

By ALDI PRIHADITAMA
exotic cars RUF CTR Penerus Legenda Yellow Bird


Terobosan baru seingkali hadir berdasarkan impian yang terpendam sejak lama. Inilah yang dialami oleh Alois Ruf Jr., President RUF Automobile GmbH. Bagi para antusias Porsche, RUF menjadi salah satu pencipta produk spektakuler yang erat kaitannya dengan kendaraan Porsche. “Kami telah menantikan momen yang tepat untuk menciptakan kendaraannya sendiri, sekaligus untuk memperingati 30 tahun RUF CTR ‘Yellow Bird’ yang diperkenalkan pada 1987,” ujar Alois Ruf Jr.

Desain RUF CTR, terinspirasi oleh CTR ‘Yellow Bird’, baik secara bentuk maupun fungsi, serta sangat fokus terhadap aspek aerdinamika. Siluet bodi yang kompak dan rendah, fascia depan yang aerodinamis, hingga lubang udara di bagian belakang, menjadi ciri khas yang tidak mungkin dihilangkan untuk CTR terbaru ini.

Hal mengagumkan RUF CTR ini dimulai dari kulit bodinya yang seluruhnya terbuat dari material serat karbon. Untuk pertama kalinya, kerangka dan chassis monokok juga menggunakan material yang sama. Semuanya dirancang secara khusus oleh RUF. Struktur depan dan belakangnya dibuat dengan menggunakan material baja berbobot ringan yang terintegrasi dengan roll cage untuk keselamatan pengemudi dan penumpang.

Interiornya boleh dikatakan minimalis dan sederhana, namun menggunakan material super serta tetap memperhatikan aspek estetika. Paduan gaya retro dan modern juga ditampilkan oleh RUF pada kabin. Material interior yang digunakan adalah Alcantara, kulit asli, dan serat karbon. Joknya terbuat dari serat karbon dan pedal-pedalnya menggunakan bahan alumunium.

RUF CTR tentu saja menggunakan platform mesin di belakang yang serupa dengan Porsche 911 pada umumnya. Yang menjadi sumber tenaganya ialah mesin boxer 6 silinder racikan RUF, berkapasitas 3,6 liter dan dilengkapi sepasang turbocharger. Perpaduan ini juga serupa dengan RUF CTR ‘Yellow Bird’. Performa RUF CTR ini mencapai 700 hp dan torsi maksimalnya ialah 880 Nm.

Tak mengherankan jika performa tersebut membuat akselerasi 0-100 kpj dapat ditempuh dalam waktu 3,5 detik. Bahkan prestasi 0-200 kpj cukup diselesaikan dalam tempo kurang dari 9 detik. Jika dipacu secara maksimal, RUF CTR ini mampu melesat hingga top speed 360 kpj.

Guna mengimbangi performa gila yang dihasilkan, RUF CTR menggunakan rem carbon-ceramic yang dipadu dengan kaliper 6 piston untuk bagian depan dan kaliper 4 piston untuk bagian belakang. Velgnya berdiameter 19 inci dan terbuat dari bahan forged alloy. Velg tersebut dibalut oleh ban berukuran 245/35ZR19 (depan) dan 305/30ZR19 (belakang).

“Kami mulai mengembangkan CTR ini sejak lima tahun lalu. Tujuannya ialah menciptakan mobil yang memiliki rasa berkendara menegangkan, memadukan rasio antara bobot dan tenaga yang mengagumkan, menggunakan transmisi manual, serta menerapkan teknologi mobil balap yang modern,“ jelas Estonia Ruf, Managing Director of RUF Automobile GmbH, yang juga istri Alois Ruf Jr.

Produksi RUF CTR akan dimulai pada tahun 2018 di pabrik RUF, di kota Pfaffenhausen, Jerman. RUF Automobile GmbH juga sangat ingin menjaga eksklusivitas mobil ini, oleh sebab itu hanya akan ada 30 unit RUF CTR yang diproduksi dan bukan termasuk unit yang tampil di Geneva Motor Show 2017 kali ini. Sudah dipastikan RUF CTR generasi baru ini bakal mengulang legenda kehebatan ‘Yellow Bird’ yang lahir 30 tahun lalu.



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik