Pointers Cek Mobil Paska Perjalanan Jauh
Ada pengecekan yang bisa dilakukan sendiri
April 16 2017

By
premium cars Pointers Cek Mobil Paska Perjalanan Jauh


Paska long weekend ini, selayaknya mobil Anda diperiksa kembali “kesehatannya”. Ini wajar karena baru saja menempuh perjalanan jauh. Apa saja yang perlu dicek?

1. OLI MESIN

Periksa pelumas mesin dengan melihat kondisinya via dipstik. Cabut dipstik dan lihat warna oli yang melekat, apakah sudah kehitaman atau masih cerah. Bila tampak hitam, sebaiknya segera lakukan penggantian oli. Lebih disegerakan lagi bila oli sudah berbusa dan warnanya cenderung keputihan.

Menilai kondisi oli mesin jangan terpaku kepada kilometer yang sudah ditempuh (biasanya setiap 5.000 km atau 10.000 km, tergantung jenis olinya). Sebab meski kilometer belum mencapai masa penggantian tersebut, jarak tempuh mesin yang sebenarnya bisa jadi lebih jauh dari batasan kilometer itu. Mengapa? Sebab walau mobil berhenti ketika jalanan macet, mesin mobil kita tetap berputar. Dan di saat long weekend biasanya jalanan banyak tersendat bahkan macet, sehingga kerja mesin lebih berat ketimbang hanya mencapai jarak tempuh pada odometer.

2. KAKI-KAKI

Jalanan luar kota tidak sedikit yang berlubang, dan terpaksa/tanpa sengaja dilintasi dengan kecepatan tinggi. Hal ini bisa merusak kaki-kaki (ban, velg, shock breaker, dan damper). Lakukan pengecekan di bengkel, karena bagian shock breaker misalnya, perlu keahlian dan alat khusus untuk memeriksanya.

Sekalian lakukan juga spooring dan balancing untuk mengembalikan keselarasan keempat roda. Menghantam lubang di perjalanan dapat mengganggu keselarasan roda yang bisa berakibat tidak enaknya handling mobil.

Roda-roda yang tidak selaras juga bisa mengakibatkan ban aus tidak merata. Bila ini terjadi, maka akan timbul bunyi yang mengganggu dari ban, serta timbul getaran yang kurang nyaman di kecepatan tertentu.

3. REM

Peranti pengendali laju alias rem adalah salah satu komponen mobil yang paling bekerja keras dalam perjalanan jauh. Periksakan kampas-kampasnya ke bengkel, sekalian dengan minyak rem dan mekanisme lainnya.

4. BELT

Mesin yang diforsir salah satunya menyebabkan aus pada komponen belt. Misalnya fan belt dan timing belt. Periksakan semuanya ke bengkel dan lakukan penggantian bila direkomendasikan. Untuk mesin mobil dengan timing chain, pengecekannya berbeda dan biasanya timing chain tidak mudah rusak.

5. CAIRAN LAIN

Sebelumnya kita sudah memeriksa oli mesin dan minyak rem. Berikutnya masih seputar cairan, yakni air radiator dan oli power steering yang perlu kita cek.

Buka tutup radiator di saat mesin dingin, misalnya di pagi hari sebelum dinyalakan, lalu periksa apakah air masih terlihat di lubang utama radiator. Bila masih, maka radiator dalam kondisi baik. Bila kurang, makan tambahkan dengan radiator coolant yang direkomendasikan merek mobil Anda. Keesokan paginya cek kembali, bila airnya kurang lagi, maka bawalah ke bengkel untuk perbaikan.

Cek juga air di dalam bak cadangan radiator, bila masih dalam batas yang sama dengan sebelum Anda pergi ke luar kota, maka radiator masih bersirkulasi dengan baik.

Oli power steering juga bisa diperiksa dengan melihat pada tabung kontrolnya. Bila masih dalam batas normal, maka tidak perlu ditambah atau dikurangi.

6. AMBIL PAKET

Pengecekan kondisi mobil paska perjalanan jauh bisa juga dilakukan dengan mengambil paket pengecekan yang ditawarkan sejumlah bengkel. Paket pengecekan biasanya lebih hemat dibanding pengecekan satu demi satu.



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik