Pangeran Arab Saudi Izinkan Wanita Arab Mengemudi
Prince Al-Waleed Bin Talal
December 04 2016

By RIZKI SATRIA
newspeople & community Pangeran Arab Saudi Izinkan Wanita Arab Mengemudi


Kerajaan Saudi Arabia saat ini menjadi satu-satunya negara di dunia yang melarang wanita untuk mengemudi di negaranya.

Namun pada tanggal 30 November lalu Pangeran Al-Waleed Bin Talal bersiul kepada 5,4 juta pengikutnya di media sosial Twitter, “Stop the debate. Time for women to drive.”

Sesaat setelah komentarnya tersebut, Prince Al-Waleed merilis pernyataan sebanyak 4 halaman yang menyatakan beberapa alasan mengapa perempuan harus diperbolehkan untuk mengemudi sendiri di Arab Saudi.

Dalam pernyataannya cucu dari Raja Pertama Saudi Arabia ini mengatakan bahwa melaran wanita mengemudi sama saja seperti halnya melarang wanita untuk mendapatkan pendidikan.

Menurutnya, mengizinkan wanita untuk mengemudi penting karena beberapa faktor yaitu ekonomi, perkembangan sosial, dan lainnya.

“Saat ini wanita bergantung pada jasa pengemudi asing, atau naik taksi, atau menyewa kendaraan beserta pengemudinya. Hal ini mempengaruhi ekonomi keluarga,” katanya.

Lebih lanjut menurutnya perilaku berkendara berdua bersama orang asing ini juga bagi beberapa umat muslim melanggar hukum Syariah.

Sayangnya, saat ini pangeran Al-Waleed tidak memiliki prean politis di kerajaan Saudi Arabia. Meski demikian, Pangeran Al-Waleed adalah seorang konglomerat Arab yang memiliki banyak perusahaan internasional.

Orang terkaya di Arab Saudi tahun 2009 dengan total kekayaan mencapai US$ 16,3 miliar ini memang dikenal sebagai salah satu tokoh yang memperjuangkan persamaan hak dan emansipasi wanita.

Al-Waleed pernah mendanai seluruh biaya pendidikan Hanadi Zakaria al-Hindi yang menjadi pilot pesawat terbang komersial pertama dari Saudi Arabia. Al-Hindi telah menerima sertifikat layak terbang dan sudah mulai menerbangkan pesawat di Saudi Arabia sejak tahun 2014.



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik