Link: Rental Mobil

Kuartet BMW M3 Hasil Imajinasi Liar
Lahir dari ide para insinyur BMW Motorsport GmbH
May 12 2017

By ALDI PRIHADITAMA
exotic cars Kuartet BMW M3 Hasil Imajinasi Liar


Di tahun 1986, BMW memulai babak baru dalam sejarah produk Seri 3 (3-Series) dengan lahirnya M3. Ide awalnya bukan untuk menciptakan mobil sport yang praktis dan dapat digunakan sehari-hari, melainkan untuk membuat basis untuk mobil balap yang akan itu serta dalam balap German Touring Car Championship.

BMW Motorsport GmbH (yang kemudian menjadi BMW M GmbH) pun langsung disibukkan dengan proyek baru yang harus sesuai dengan regulasi balap Group A. Regulasi tersebut mewajibkan mobil balap tersebut dibuat berdasarkan homologasi sebanyak 5.000 unit dalam versi jalan raya yang diproduksi dalam waktu 12 bulan saja. BMW Motorsport GmbH pun seolah seperti mendapat kesempatan untuk mengembangkan mobil produksi massal dan mobil balap secara paralel.

Hasilnya pun seperti yang sudah banyak diketahui, semua kerja keras BMW Motorsport GmbH akhirnya berbuah BMW E30 M3. BMW M3 pun terus berevolusi dari generasi ke generasi, dengan beragam penyempurnaan dari aspek performa maupun aspek pengendalian. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa BMW M GmbH pernah melakukan ‘keisengan’ terhadap beberapa unit M3, sehingga mobil-mobil tersebut tidak pernah disetujui untuk masuk ke jalur produksi BMW.

Yang pertama ialah BMW M3 Pickup buatan 1986 yang berbasis BMW E30 Cabriolet. Mobil ini tidak menggunakan fender ‘gemuk’ layaknya E30 M3 normal, sehingga penampilannya tidak berotot. Mesinnya menggunakan unit S14B20 berkapasitas 2,0 liter milik BMW 320iS yang hanya dipasarkan di Portugal dan Italia. Mesin ini merupakan unit ‘spec-down’ dari S14B23 milik E30 M3 yang berkapasitas 2,3 liter. “Namun akhirnya kami pun menjejalkan mesin 2,3 liter pada pickup ini,” ujar Jakob Polschak, yang saat itu menjabat sebagai Head of Prototype Vehicle BMW M GmbH.

“Alasan kami untuk memilih basis dari E30 Cabriolet ialah karena struktur bodinya telah diperkuat. Sehingga memudahkan kami untuk mengubahnya menjadi sebuah pickup,” imbuh Jakob Polschak. Kini BMW M3 Pickup tersebut menjadi miliknya sejak tahun 2012, persis saat ia pensiun dari BMW M GmbH.

Di tahun 1996, ide liar untuk M3 pun kembali hadir. Konsep awalnya ialah untuk mengakomodir hasrat dari calon konsumen muda yang menginginkan BMW M versi entry-level. Basis bodinya menggunakan BMW E36 Compact dan mengusung mesin S50B32 3,2 liter dari BMW E36 M3. Mesin yang digunakan pada mobil prototipe berbobot 1,3 ton ini masih bertenaga 321 hp, sehingga performanya terasa lebih dinamis.

BMW Seri 3 Touring (dengan bodi station wagon) telah digemari oleh banyak konsumen BMW sejak E30 tahun 1987, namun BMW belum pernah berencana untuk membuat M3 Touring. Lagi-lagi khayalan gila itu direalisasikan melalui sebuah mobil prototipe di tahun 2000, dengan basis bodi E46 Touring.

“Kami hanya perlu beberapa penyesuaian untuk menghasilkan bentuk bodi yang ideal pada M3 Touring ini, terutama pada pintu belakang,” jelas Jakob Polschak. Setalah rampung dibuat, mobil prototipe M3 Touring ini hanya digunakan untuk keperluan internal BMW saja.

Setelah prototipe BMW M3 Pickup pertama diciptakan di tahun 1986 dan semakin lama pun semakin terlihat tua, BMW pun memutuskan untuk membuat generasi penerusnya. Sepertinya pendahulunya, BMW M3 Pickup kali ini dibuat pada tahun 2011 dengan mengambil basis dari E93 Cabriolet yang telah memiliki struktur bodi lebih kuat dibandingkan bodi versi Coupe. Lucunya, BMW M3 Pickup ini sempat berhasil mengundang spekulasi dari banyak kalangan dan menganggap bahwa BMW berencana untuk memproduksi dalam jumlah banyak.



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik