Link: Rental Mobil

Siapa Pemegang Kesuksesan Lamborghini?
Kerumitan industri otomotif membuatnya jatuh cinta
June 10 2015

By MA Prapanca
people & community Siapa Pemegang Kesuksesan Lamborghini?


Transformasi perjalanan hidup Lamborghini berlangsung saat berada di tangan Stephan Winkelmann

Memimpin sebuah perusahaan permobilan terkemuka di dunia, terlebih perusahaan tersebut memproduksi kendaraan premium, mungkin akan memberikan tekanan berat bagi seseorang. Namun bagi Stephan Winkelman hal tersebut memotivasinya untuk membangun brand Lamborghini menuju kejayaan.

Sebagai catatan, Automobili Lamborghini S.p.A yang didirikan pertama kali oleh Ferruccio Lamborghini di tahun 1963, mengalami beberapa kali keterpurukan selama hampir tiga dekade. Sampai akhirnya diakuisisi Audi AG pada bulan September 1998, di bawah naungan Volkswagen Group.

Stephan Winkelmann lahir di Berlin 18 Oktober 1964. Saat dia masih berusia muda, orang tua Winkelmann memboyong seluruh keluarganya untuk pindah ke Roma, Italia. Di kota tersebut ia besar, lalu kembali ke Jerman untuk menimba ilmu politik di kota Munich.

Setelah lulus, Winkelmann sempat bergabung di korps militer Jerman, dengan pangkat terakhir letnan. Tahun 1991 ia mulai karir profesionalnya di perusahaan financial MLP AG. Kerirnya di bidang otomotif dimulai di Mercedes-Benz untuk bebrerapa saat dan dilanjutkan di Fiat Auto mulai dari 1994 hingga 2004.

Kemudian ia ditunjuk sebagai CEO untuk Fiat Auto Austria, Switzerland, dan Fiat Auto Germany. Tepat tanggal 1 Januari 2005, Stephan Winkelmann menjabat President and CEO Automobilli Lamborghini S.p.a
Di bawah pimpinannya, perusahaan yang bermarkas di kota Sant’Agata Bolognese tersebut meraih rekor penjualan tahun 2006 dan 2007 berturut-turut.

“Dalam bisnis otomotif, biasanya berfokus pada perputaran uang dan keuntungan yang besar, serta cukup memperhatikan investasi yang telah ditanamkan. Namun lain dengan bisnis mobil premium, karena segmen pasarnya cukup sempit dan membutuhkan waktu yang amat panjang dalam menciptakan suatu produk,” jelas pria berusia 50 tahun ini.

Angka penjualan yang dicapai selama kurang lebih satu dekade terakhir meningkat drastis. Bisa dikatakan bahwa 2/3 keseluruhan penjualan Lamborghini selama 50 tahun terjadi dalam waktu 10 tahun saja.

“Kami harus mengetahui pergerakan industri permobilan, di lain sisi kami juga harus paham karakter bisnis segmen premium yang menjual produk dengan jumlah sedikit. Itulah kuncinya, dengan menciptakan citra tinggi, maka posisi brand akan jauh lebih ekslusif dibandingkan produknya,” tambah Winkelmann

Apa yang diucapkannya memang bukan isapan jempol, terbukti tahun 2009 Stephan Winkelmann dianugrahi gelar Grand Officer in the Order of Merit of the Italian Republic, sebagai penghargaan atas komitmennya dalam memperkenalkan kembali brand asal Italia di dunia.

Yang terakhir pada tanggal 22 Mei 2014 silam, ia dianugrahi gelar Knight Grand Cross with Collar in the Order of merit of the Italian Republic. Gelar ini diberikan karena dianggap sebagai pemimpin dari salah satu perusahaan penting di Italia

“Saya selalu melakukan hal yang saya suka. Saya menyukai motor saat muda dan menggemari segala hal yang terkait dengan teknologi. Industri otomotif merupakan industri rumit, karena di dalamnya ada trend pasar, nilai investasi, dan pengembangan produk. Kompleksitas aspek pemasaran, penjualan, hingga purna jual juga sangat penting. Jadi saya senang dan bangga menjadi bagian dari Lamborghini,” tutup Winkelmann

Stephan Winkelmann lahir di Berlin 18 Oktober 1964



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik