Link: Rental Mobil

Ayo Tetap Mengemudi Walau Sedang Puasa
Kiatnya terkadang diremehkan padahal penting
May 28 2017

By
premium cars Ayo Tetap Mengemudi Walau Sedang Puasa


Aktivitas rutin terkait pekerjaan dan bisnis selayaknya tetap berjalan walau kita sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Salah satunya adalah mengemudi, baik menuju maupun pulang kantor, atau kegiatan bisnis lainnya.

Bagaimana agar acara mengemudi terasa nyaman walau kita sedang berpuasa? Berikut ini beberapa kiatnya.

PILIH RUTE TERLANCAR

Rencanakan perjalanan Anda dengan baik. Hindari kondisi di mana Anda terjebak macet berjam-jam sambil menahan lapar dan haus. Manfaatkan siaran radio, media sosial polisi, dan sebagainya untuk memantau kondisi lalu lintas di berbagai lokasi.

GAYA MENGEMUDI SANTAI

Semakin kita ngebut atau emosional di jalanan, maka energi akan lebih cepat terkuras. Dalam kondisi lapar dan haus, alangkah baiknya bila kita menghemat energi (tenaga) agar puasa bisa lanjut dengan sukses.

JANGAN MINUM TERLALU BANYAK

Saat sahur hindari minum terlalu banyak bila paginya akan mengemudi. Memang seolah akan menjadi cadangan cairan untuk bertahan sampai sore, namun sebenarnya akan membebani kantung kemih secara berlebihan. Mengemudi dengan rasa kebelet pipis akan sangat tidak nyaman.

AC DALAM KONDISI PRIMA

Ini adalah keniscayaan. Bagaimana mungkin kita bertahan di dalam kabin mobil yang panas, dengan perut lapar dan kerongkongan kehausan. Pastikan AC dalam kondisi terbaik di bengkel langganan Anda.

AUDIO ENTERTAINMENT BEKERJA DENGAN BAIK

Kerap tak bisa dihindari adalah kemacetan lalu lintas. Rasa lapar dan haus bisa menyiksa bila hati tidak terhibur di tengah tekanan lalu lintas yang macet. Dialog di radio atau alunan lagu-lagu kesukaan bisa mengalihkan perhatian kita dari rasa lapar dan haus.

SIAPKAN MAKANAN DAN MINUMAN UNTUK BERBUKA PUASA

Ini sangat penting namun terkadang disepelekan. Banyak orang yang berpikir tidak perlu ada makanan dan minuman di dalam mobil karena akan bertemu penjual makanan di jalan. Namun kenyatannya sering tidak demikian, ketika azan maghrib berkumandang, posisi kita sedang di jalan tol yang tersendat dan rest area masih jauh, atau di tengah jalanan kota yang macet tanpa ada penjual makanan, dan kalaupun ada kita sulit sekali menepi. Rasanya sungguh menyesakkan.



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik