Link: Rental Mobil

VW Kodok Bertenaga Listrik
Kini mobil klasik pun dapat mengusung teknologi masa depan
December 28 2016

By ALDI PRIHADITAMA
classic cars VW Kodok Bertenaga Listrik


Di jalan raya pesisir Pantai Barat yang membentang di antara kota San Diego dan Los Angeles, Amerika Serikat, terlihat beberapa unit Volkswagen (VW) Beetle klasik yang berkondisi mulus lalu-lalang.

Uniknya, ada satu hal yang aneh dari mobil-mobil tersebut, yakni suara mesinnya yang khas tidak terdengar. Kenapa? Karena mobil-mobil yang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan VW Kodok tersebut menggunakan motor listrik

Siapakah sosok yang ada di balik keunikan VW Kodok tersebut? Mereka adalah dua orang sahabat penggemar VW yang telah saling mengenal sejak tahun 1986, David Benardo dan Bonnie Rodgers.

Mereka mendirikan perusahaan Zelectric Motors di San Diego sejak empat tahun lalu dan langsung menjadi spesialis yang melakukan konversi mesin VW maupun Porsche menjadi bertenaga listrik.

Zelectric Motors mampu mengkonversi mesin untuk VW Beetle, VW Transporter (atau Kombi), VW Karmann Ghia, Porsche 356, Porsche 911, Porsche 912, dan Porsche 914.

“Inilah yang saya sebut sebagai ‘retro-future’ karena mobil-mobil dari era 1950-an hingga 1970-an tersebut memiliki desain yang cantik dan penuh karakter. Kami ingin menggabungkannya dengan teknologi masa depan,” ujar David Benardo, sebagai Chief Executive Officer Zelectric Motors.

Zelectric Motors tak hanya melakukan konversi mesin saja, namun juga melakukan restorasi penuh untuk proyek sebuah mobil. Bahkan tidak boleh ada panel bodi yang memiliki titik karat sedikitpun. Sehingga cat eksterior sama bagusnya dengan kondisi interior yang turut direnovasi pula.

Lalu bagaimana dengan motor listriknya? Mesin asli yang berada di bodi bagian belakang, dicopot dan diganti dengan motor listrik berkekuatan 65 kW atau setara dengan 90 hp.

Anggap saja Zelectric Motors mampu menyulap seekor siput yang lambat menjadi seekor kuda pacu yang lincah. Performa standarnya pun melonjak jauh, top speed 160 kpj dapat diraih dengan mudah.

Guna mengimbanginya, Zelectric Motors melakukan penyempurnaan pada chassis, mulai dari suspensi yang lebih kaku dan sistem pengereman yang didukung dengan rem cakram.

Pasokan listrik setiap unit VW Beetle Zelectric Motors memiliki baterai lithium 22 kWh dengan 37 buah sel listrik berkapasitas 180 Ah. Sehingga mobil ini memiliki jarak tempuh maksimal sekitar 160 km dan usia pakai baterainya mencapai 300 ribu km.

Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan konversi sebuah VW Beetle ini mulai dari angka US$ 49 ribu atau sekitar Rp 660 juta.

Namun angka dapat berubah jika pelanggan Zelectric Motors ingin melakukan sentuhan lain pada mobilnya. Konsumen tak usah risau, karena Zelectric Motors memberikan garansi mulai dari 1 tahun hingga 5 tahun untuk komponennya.

Zelectric Motors pun telah melakukan langkah hebat lainnya, yakni menyematkan motor full electric drive dan baterai yang berasal dari sebuah mobil Tesla pada VW Karmann Ghia lansiran 1966.

Tak hanya itu, sebuah Porsche 911 Targa buatan 1973 juga telah dijejali dengan sepasang motor listrik dan baterai dari Tesla Model S.



Advertising


Advertising


 
©Ascomaxx 2015. All rightsreserve

Berita Otomotif |

Mobil Sport |

Mobil Klasik